Sediaan dan Komposisi:
  • Salep Mata Sebagai Sulfat 0,3% (3 mg/g (3,5 g))
  • Salep Kulit Sebagai Sulfat 0,1% (15 g, 30 g)
  • Tetes Mata Sebagai Sulfat 0,3% (5 ml, 15 ml) Mengandung Benzalkonium Klorida
  • Infus, Sebagai Sulfat (Premixed in NS) 40 mg (50 ml); 60 mg (50 ml, 100 ml); 70 mg (50 ml); 80 mg (50 ml, 100 ml);90 mg (100 ml); 100 mg (50 ml, 100 ml); 120 mg (100 ml)
  • Larutan Injeksi, Sebagai Sulfat 10 mg/ml (6 ml, 8 ml,10 ml) Vial
  • Larutan Injeksi, Sebagai Sulfat 40 mg/ml (2 ml, 20 ml) (Dapat Mengandung Metabisulfit)
  • Larutan Injeksi, Pediatrik Sebagai Sulfat 10 mg/ml (2 ml)  (Dapat mengandung Metabisulfit)
  • Larutan Injeksi, Pediatrik Sebagai Sulfat (Preservative Free) : 10 mg/ml (2 ml)
Cara Kerja Obat:
Gentamisin merupakan suatu antibiotika golongan aminoglikosida yang aktif menghambat kuman-kuman gram-positif maupun kuman gram-negatif termasuk kuman-kuman yang resisten terhadap antimikroba lain, seperti Staphylococcus penghasil penisilinase; Pseudomonas aeruginosa; Proteus; Klebsiella; E.coli. Mekanisme kerja berdasarkan penghambatan sintesa protein.
Indikasi:
Infeksi gram negatif (Pseudomonas, Proteus, Serratia) dan Gram positif  (Staphylococcus),  infeksi tulang, infeksi saluran nafas,  infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi saluran urin, abdomen, endokarditis dan septikemia , penggunaan topical, dan profilaksis untuk bakteri endokarditis dan tindakan bedah.
Kontraindikasi :
Hipersensitif terhadap Gentamisin dan Aminoglikosida lain
Dosis:
  • Dosis injeksi : Bayi dan anak < 5 tahun : 2,5 mg/kg BB setiap 8 jam secara i.v. atau i.m. ; Anak > 5 tahun : 2 – 2,5 mg/kg BB setiap 8 jam secara i.v. atau i.m.;  Dewasa: 4 – 8 mg/hari secara i.v atau i.m.
  • Salep mata : Dioleskan pada mata 2 – 3 kali sehari sampai setiap 3 – 4 kali
  • Tetes mata : Teteskan pada mata yang sakit 1 – 2 tetes setiap 2 – 4 jam, naikan 2 tetes setiap jam untuk infeksi parah
  • Salep kulit: Salep dioleskan pada kulit yang sakit  3 – 4 kali sehari
Peringatan dan Perhatian :
  • Gangguan fungsi hati, kontrol fungsi hati dan ginjal.
  • Menyusui.
  • Miastenia gravis.
  • Interaksi obat : absorpsi terganggu oleh antasida yang mengandung Aluminium, Kalsium, atau Magnesium.
Efek Samping :
  • Beberapa pasien yang peka dapat mengalami fotosensitivitas, alergi kulit pada waktu terkena sinar matahari.
  • Reaksi hipersensitivitas / alergi seperti: ruam kulit dan gatal-gatal.
  • Gangguan pencernaan seperti: mual, muntah, dan diare.
  • Dapat terjadi anemia hemolitik, trombositopenia.